Tampilkan postingan dengan label kognisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kognisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 November 2010

Manfaat Tidur Malam Bagi Kecakapan Balita

Pada usia satu dan satu setengah tahun, balita yang waktu tidurnya lebih banyak di malam hari (daripada siang hari) lebih baik dalam berbagai bidang kecakapan daripada anak-anak yang tidak banyak tidur di malam hari.


Foto: Flickr

Penemuan tersebut merupakan hasil penelitian longitudinal baru yang diselenggarakan oleh para peneliti di Universitas Montreal dan Universitas Minnesota.

Studi

Minggu, 14 November 2010

Tidur Memperkuat Ingatan Anda

Sebagai manusia, kita menghabiskan sepertiga kehidupan kita untuk tidur. Jadi sudah pasti hal tersebut ada maksudnya. Para ilmuwan menemukan bahwa tidur membantu menggabungkan ingatan, merapikannya dalam otak agar supaya bisa diambil kemudian.


Foto: picasaweb

Sekarang penelitian baru menunjukkan bahwa tidur juga nampaknya mengorganisir ulang ingatan, mengambil rincian emosional dan mengatur

Senin, 18 Oktober 2010

Robot Menggunakan Tangannya Untuk "Berpikir"

Koginisi tindakan-terpusat merupakan konsep terobosan dalam dunia robotika di mana robot belajar untuk "berpikir" dalam pengertian tindakan apa yang bisa dilakukanya terhadap suatu obyek.



Tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata, terlebih khusus jika anda adalah sebuah robot. Setidaknya itu merupakan teori yang disodorkan oleh upaya besar Eropa untuk mengembangkan pendekatan yang

Senin, 09 Agustus 2010

Anjing Meniru Anda Dengan Sendirinya

Beberapa anjing mungkin kelihatan seperti pemiliknya, tapi semua anjing meniru teman manusianya.



Jika imitasi atau meniru merupakan bentuk paling tulus dari bujukkan atau rayuan, anjing sering menghujani kita dengan pujian. Penelitian baru menunjukkan bahwa anjing dengan sendirinya langsung meniru kita, bahkan bila itu bukan minat terbaiknya untuk melakukan hal tersebut, seperti yang dilansir

Jumat, 04 Juni 2010

Meditasi Mengurangi Dampak Emosional Rasa Sakit

Penelitian baru menemukan bahwa mereka yang melakukan meditasi secara teratur kurang merasakan rasa sakit karena otak mereka mengantisipasi rasa sakit yang kurang.



Para Ilmuwan Universitas Manchester merekrut orang-orang yang memiliki beragam pengalaman meditasi dari yang berbulan-bulan sampai bertahun-tahun dalam penelitian. Hanya para pelaku meditasi tingkat lanjut yang memiliki antisipasi